Review tugas stupem minggu kedua
( What Does Development Mean )
kita kenal tentang teori pembangunan dan praktis tidak pernah memuaskan negara meskipun kita sudah mengenalnya dalam kurun waktu hampir 20 tahun. Dalam jangka waktu yang lama tersebut kita masih belum bisa menyelesaikan masalah pembangunan di negara ini, bukannya selesai tapi masalah ini malah semakin diperburuk. Di sini ada dua argument yang membahas masalah pembangunan tersebut. Pertama adalah distribusi sumber penghasilan dan pembangunan kekuatan pasar harus lebih ditingkatkan lagi. Dengan cara yang sama, industri-industri yang masih aktif akan melakukan kedua hal tersebut termasuk dengan cara melakukan produksi besar-besaran untuk menjadi negara kaya. Kita sekarang berada di era ekonomi rasional dan globalisasi dimana terdapat kebebasan yang meningkat secara cepat demi kekuatan pasar untuk menentukan ekonomi dan urusan sosial setiap negara dan terutama untuk kekuatan pembangunan negaranya. Kedua adalah teori pembangunan konvensional dan itu sepenuhnya tidak mungkin untuk orang-orang di dunia ketiga untuk menaikkan standar hidup mereka dalam konteks negara kaya. Banyak hasil dalam asumsi yang tidak dapat disangkal bahwa tujuan dari pembangunan adalah untuk menjadi negara kaya.
Saat salah satu negara berada dalam situasi perkara ekonomi konvensional, maka mereka akan lebih fokus pada hal tersebut seperti halnya suatu negara butuh penambahan produksi dan konsumsi dan dengan begitu banyak lapangan pekerjaan yang tersedia, hal ini dibutuhkan untuk pendapatan ekspor bisa lebih besar, namun hal itu lebih dibutuhkan untuk investasi yang lebih besar dan dengan begitu pabrik-pabrik infrastruktur bisa dibangun. Faktor dasar dari dimensi ini adalah uang dan modal. Teori pembangunan Marx berdasarkan perkara kebebasan kapasitas produksi untuk menghasilkan kekayaan. Pembangunan ekonomi internasional Ladakh, daerah dekat Tibet dimana orang-orang hidup dengan kondisi kesulitan yang ekstrim. The Ladakhis adalah tipikal baik hati dan murah hati. Mereka memiliki komunitas yang luas untuk mendukung sistem yang mereka anut.
Review tugas stupem minggu ketiga
( Teori Pertumbuhan Rostow )
Terdapat 5 urutan dalam perkembangan ekonomi menurut W.W. Rostow, yaitu preconditions for take off, take off, the drive to maturity, the age of high mass consumption, dan beyond consumption. Bagi Rostow, teknologi, tabungan dan sistem politik yang benar merupakan kunci utama untuk menggerakkan dunia secara garis besarnya. Argumen lain yang dia buat adalah bahwa Negara-negara mulai mendukung pembangunan ekonomi untuk kemajuan negaranya.
Yang pertama, masyarakat tradisional, mereka adalah salah satu struktur pembangunan ekonomi yang membahas factor produksi. Yang kedua adalah proses transisi masyarakat, ini adalah tahap dimana pra kondisi lepas landas dikembangkan, hal ini merupakan kelanjutan dari masyarakat tradisional dan merupakan pemanfaatan dari sains modern. Antara masyarakat tradisional dan pra kondisi lepas landas terlihat jelas perubahan besar dalam bidang ekonomi dan nilai sosial. Tahap ketiga adalah lepas landas, interval antara blok lama dan blok baru yang melakukan perlawanan dalam masalah pembangunan Negara akhirnya dapat teratasi. Setelah itu ada proses menuju kedewasaan, dalam tahap ini bidang ekonomi mulai diperlihatkan untyk mendukung industry-industri yang memiliki kekuatan yang besar. Lalu ada tahap masa konsumsi yang meninggi dan konsumsi berlebihan. Dalam teori dinamik produksi, mereka selalu menggunakan inti logika. Mereka tidak selamanya menggunakan fakta-fakta yang ada untuk sebuah rangkaian perkembangan masyarakat modern. Teori ini tidak hanya memilah antara distribusi pendapatan antara konsumsi, tabungan dan penanaman modal tapi juga fokus terhadap beberapa detail dari komposisi investasi dan perkembangan dari sector ekonomi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar