Jumat, 07 Oktober 2011

Sam Horry Bio (105 120 403 111 004)

MINGGU KE 2 :

WHAT DOES DEVELOPMENT MEAN ?

Menurut pandangan saya dari sumber bacaan dari Ted Trainer, basically, para kritisi dan adanya campur tangan dari UN menyatakan bahwa tidak adanya hasil yang memuaskan dari teori-teori pembangunan yang dipakai selama 20 tahun. Ada 2 faktor yang membuat teori pembangunan ini menjadi tidak relevan dan banyak kritikan sana-sini. yang pertama adalah perusahaan industri hanya menciptakan sebuah produk yang hanya bisa dinikmati masyarakat kaya, kemudian yang kedua adalah hal yang mustahil adalah ketika negara-negara ketiga yang pada waktu itu harus menaikkan standar hidup mereka sama seperti negara maju.

Jadi sejarahnya, negara berkembang identik dengan negara miskin dan negara maju identik dengan standar living of cost nya yang tinggi. Menurut Trainer dalam teorinya yang berjudul "in the conserver society" agar terjadi kesinambungan masyarakat diantara masing-masing negara, harus terjadi sebuah perkumpulan antara si kaya dan si miskin walaupun hal ini terdengar tidak menarik. Sebab pada intinya, konsepsi dari pembangunan yang konvensional itu sendiri salah satunya adalah semua kebutuhan pada waktu luang masyarakat haruslah terpenuhi. hal ini menunjukkan bahwa semua kegiatan ekonomi pada masing-masing negara haruslah sejahtera. namun, ada bantahan teori dari "sufficient development" mereka menganggap pembangunan sudah merasa cukup dengan adanya kebutuhan pokok yang terpenuhi (air,makanan dsb) mereka merasa konsepsi pembangunan yang konvensional terlalu jauh dari hal kecukupan, mereka terlalu memaksa standar tinggi hidup demi kemajuan pembangunan. Konsepsi ini sama dengan teori landakh yang menyatakan bahwa pembangunan yang konvensional telah merusak ekologi dan menghasilkan kapitalisme.

REVIEW MATERI 3 :
5 TAHAP DARI PERTUMBUHAN EKONOMI W.W. Rostow

Ada 5 tahapan dimensi ekonomi menurut Rostow yaitu :
Masyarakat tradisional :
pada tahapan ini semua keterbatasan produksi menjadi kendala bagi masyarakat tradisional ,seperti kehilangan sumber daya alam dan juga teknologi yang belum ada. jadi semuanya masih serba orisinil dan belum ada sumber daya yang bisa diaplikasikan.

Pra-masyarakat lepas landas :
Pada tahapan ini dimulainyalah transisi dari masyarakat tradisional ke masyarakat lepas landas. Ilmu-ilmu sudah mulai muncul. Rasa nasionalis dan kepemilikkan sudah mulai terasa. Adanya keinginan untuk bermobilisasi dari masyarakat menjadi salah satu ciri masa-masa ini.

Masyarakat lepas landas :
pada masa ini semua kegiatan ekonomi modern mendominasi sudah mendominasi masyarakat. Adanya pertumbuhan yang stabil dan perubahan sistem ekonomi kuno menjadi modern (investasi dsj). hal ini terjadi pada masa di negara Britania Raya kepada 2 dekade setelah tahun 1783.

Masyarakat menuju kedewasaan :
Pada masa ini masyarakat mulai melakukan ekspor dan impor. Semua industri dan teknologi digalakkan demi memproduksi apapun.
The Age Mass High Consumption :
Ini adalah masa yang juga disebut post-maturity stage. Semua serba alat,mesin,dan teknologi demi mencapai produktivitas yang baik. masa ini terjadi sudah pada abad 20.

Beyond Consumption :
Dalam beyond consumption ini, semua sudah tercapai outcome yang varian. masyarakat bisa menikmati semua hasilnya.

Jadi pada intinya, semua tahapan produksi dan modernialisasi benar-benar terjadi dalam dunia. Tidak ada yang instan langsung jadi. Semua tahap produksi dan teknologi tumbuh. Secara politis, struktur internasional juga tumbuh dari masa tradisional (rentan kolonial ) hingga tercapai masyarakat mandiri dan berkonsumsi secara utuh dari masing-masing negaranya.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar