Jumat, 25 November 2011

Week 7 oleh Rizky Amelia (105120400111028)

THE POSTCOLONIAL WORLD

Pertama-tama tulisan ini memaparkan tentang perubahan arah di sistem kapitalisme dunia menuju tahap posmodernisme. Tahap ini ditandai dengan adanya sistem produksi yang fleksibel dan baru, orientasi perusahaan ekonomi yang berbasis pasar massa dan konsumen, globalisasi pasar dan peraturannya, dan ideologi hegemoni neoliberalisme. Istilah poskolonial termasuk kedalam istilah pos-pos lainnya yaitu posmodernisme. Poskolonial muncul karena yang terjadi saat ini adalah meskipun penjajahan fisik oleh kaum kolonial sudah berakhir namun penjajahan yang tak terlihat tetap terjadi di negara-negara bekas jajahan. adanya suatu dominasi dan subordinasi dari penajajah yang dikenal dengan “dunia barat” terhadap “dunia timur” sebagai objek yang dijajah. Yang menjadi perhatian utama adalah faktor budaya dan psikologis yang dapat dipahami sebagai adanya pemaksaan budaya dari barat ke timur karena masyarakat barat menganggap bahwa kalangan timur tidak lebih baik dibanding masyarakat barat atau bisa dikatakan masyarakat timur merupakan masyarakat tradisional dan barbar hal ini dapat dicontohkan adanya pemaksaan masyarakat timur untuk menerima nilai dan norma yang ada di masyarakat barat hal itu pula yang mendorong untuk munculnya teori – teori seperti marxisme, feminisme, post moderinsme yang kemudian berpengaruh terhadap sejarah, filosofi, sosiologi, psikologi, dan ilmu politik.

Ada berbagai formasi dari poskolonial. Pertama adalah kosekuensi globalisasi pada negara-negara dunia ketiga secara umum dengan memberikan contoh pada cara berbicara yang menjadi semakin jauh di sub Sahara Afrika. Kedua adalah kondisi poskolonial dari militan islam yang terjadi karena kegagalan dari interaksi antara periode neokolonial dan tradisi budaya sejarah islam yang diperbaharui dan menghasilkan imperialisme budaya. Yang ketiga adalah pengalaman pembangunan dari negara-negara Asia Timur yang melakukan pengakumulasian teritori nasional dan aliansi regional yang bertahan. Keempat melihat pada Amerika Latin, dimana posmodernisme masuk kedalam studi pembangunan yang telah banyak mempromosikan pembangunan liberal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar