Jumat, 21 Oktober 2011

ANZANIA ROSITA DEWI 105120404111004


Minggu ke 5
The development and underdevelopment
Sekarang ini pembangunan di negara maju tidak akan sama dengan di negara berkembang. Hal ini di akibatkan karena adanya ketidak berkembangnya sisitem – sistem yang ada di negara maju seperti dalam hal ekonomi,politik,sosial, karakteristik budaya serta strukturnya. Namun bukan berati negara maju tidak bisa berkembang, tapi negara maju juga pernah mengalami massa tidak berkembang namun bukan beraati negara maju itu terbelakang. Para sejarahwan mengatakan bahwa zaman keterbelakanngan merupakan bagian besar dari produk sejarah serta ekonomi yang terjadi di negara berkembang dengan negara metropolitan.

Adanya struktur dan pekembangan sejarah ini dapat menuju ke teori perkembangan yang lebih baik. Ada 3 hipotesisi tentang perkembangan dan ketidak majuan suatu negara. Hipotesis yang pertama adalah bahwa perkembangan dunia metropolis dimana terdabat batasan terhadap status satelitnya sehingga perkembangan ini di batasi oleh status satelitnya sendiri. Yang kedua adalah hipotesis adalah bahwa satelit ternyata mengalami pembangunan yang besar di bidang ekonomi terutama pembangunan industri kapitalis. Mereka percaya jika mereka mengikatkan diri ke metropolis maka akan terjadi kelemahan dalam bidang ekonomi. Hipotesi yang terakhir adalah tentang struktur metropolis – satelit dimana mereka percaya bahwa daerah yang mengalami keterbelakangan yaitu yang berhubungan dengan metropolis pada masa lalu.Dari tiga hipotesis yang ada dapat dikatakan bahwa sistem kapitalis merupakan struktur yang monopilil dalam perkembangan sejarah.

Minngu ke 6
The End of Development, or a New Beginning ?
Di awali dengan munculnya suatu perdebatan yang terjadi antara golongan politik. Diman teori post – development memandang bahwa adanya nilai – nilai yang di pegang dari negara barat terhadap negara – negara berkembang itu merupakan tujuan dari perkembangan. Namun pemikiran post – development ini mengalami banyak kontroversi dimana pembangunan yang dilakukan tidak mesti dapat memperbaiki standart hidup, tetapi pembangunan dari ekonomi sebelumnya cendeerung informal menuju ke sirkulasi yang lebih komoditas.

Dengan kata lain bahwa pemabangunan manusia bukan tujuan utama melainkan penghapusan dominasi yang menjadi tujuan utamnanya. Yaitu dengan menggabungkan antara kekeuasaan dan modernisasi. Teori post – development ini mengajak kita untuk berpikir kembali apa itu pembangunan secara keseluruhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar