Jumat, 07 Oktober 2011

RAYHANA SAHIDAH AKISA - 105120401111036


Minggu ke 2
Goldsmith membahas pembangunan sebagai proses "pengambilalihan milik bersama". Kekuatan pasar menghasilkan pembangunan yang tak layak dan juga pembangunan disini tidak disesuaikan dengan ekosistem yang ada. Di era globalisasi ini, kekuatan pasar disini memiliki kebebasan yang makin pesat untuk menentukan urusan ekonomi dan sosial terutama didalam pembangunan masalah yang timbul juga dengan teori pembangunan konvensional dan praktek yaitu “mustahil bagi orang-orang dunia ketiga untuk berada dalam posisi naik ke standar khas hidup negara-negara kaya. Konsepsi undimensional pembanguan ini melemparkan pembangunan sebagai jalur tunggal dari negara-negara terbelakang ke negara yang lebih maju. Faktor dasar yang mendasari dimensi adalah uang atau modal.
 Ekonomi pembangunan konvensional tidak dapat membuat rasa istilah “ cukup berkembang “ dan tidak dapat memahami bahwa setiap  kawasan bisa menjadi lebih dikembangkan. Society Conserver berpendapat panjang lebar bahwa kita dapat dengan mudah melakukan hal-hal (jika kita ingin), dan bahwa kita harus melakukannya jika kita ingin mencapai suatu tatanan dunia yang berkelanjutan. Kunci untuk memahami konsepsi alternatif pembangunan terletak pada konsep reorganisasi. Dalam masyarakat alternatif yang disebut sumber daya manusia, fisik dan biologis pra-ada dan memadai telah direorganisasi untuk memungkinkan orang untuk datang bersama-sama untuk menyediakan sendiri kondisi yang diperlukan dan sistem untuk memenuhi persyaratan untuk pengembangan yang memuaskan. Jurang menjadi jelas ketika kita bertanya pertanyaan seperti, "Pengembangan dari apa?" Dan "Apa yang harus kita kembangkan?" Ekonom konvensional mengambil begitu saja bahwa satu-satunya jawaban yang mungkin adalah "Apapun akan menghasilkan GNP yang lebih, apapun akan memaksimalkan produksi untuk dijual, apa pun  untuk memaksimalkan keuntungan dari mereka dengan modal". . Pembangunan hanya bisa mengenai proses yang lambat mendapatkan produksi yang lebih akan dijual, lebih banyak modal investasi, infrastruktur yang lebih dibangun, menghasilkan lebih banyak dan barang yang diekspor, yakni sekitar beringsut sepanjang dimensi moneter, dan satu-satunya cara untuk mempercepat pembentukan modal lebih banyak untuk mendorong mereka dengan modal dan semangat kewirausahaan untuk melakukan bisnis yang lebih, yaitu, untuk menghasilkan lebih "kekayaan". Dengan demikian keyakinan yang mendasari unidimensional melegitimasi penjarahan. Apa yang tidak pernah diakui adalah bahwa ini bukan teori pembangunan, hanya teori perkembangan kapitalis.
Minggu ke 3
W.Walt Rostow mengemukakan lima  tahap pembangunan, antara lain :
1.      the traditional society
·         Keadaan ekonomi pada masa itu  masih dalam keadaan stagnan dan pendapatan per kapita yang masih rendah
·         Masyarakat didalamnya masih melakukan produksi dengan fungsi produksi yang terbatas pada perkembangan teknologi mereka yang baru mencapai tingkatan pre-newtonian
·         Cara berpikir yang masih belum berkembang.
·         Pertanian masih menjadi mata pencaharian utama
2.       the preconditions for take off
·         Masyarakat mengalami transisi karena teknologi dan budaya mereka telah cukup berkembang
·         Tingkat orang menabung dan menginvestasikan apa yang mereka punya meningkat
3.       the take-off
·         Masyarakat telah berkembang dan menerima perubahan besar dalam hal politik serta ekonomi sehingga siap menerima modernisasi.
·         Industrialisasi yang meningkat di setiap daerah yang beriringan dengan sector pertanian yang menurun, inovasi teknologi yang berkembang pesat, mulainya perumbuhan sector manufaktur.
4.      the drive of maturity
·         Masyarakat mulai memproduksi barang-barang yang sebelumnya belum diproduksi
·         Industri-industri baru berkembang dengan cepat
·         Pembangunan meluas ke sector-sektor baru dan dalam hal investasi dan tabungan, tahap ini mengalami peningkatan sekitar 10-20 persen dari pendapatan nasional
5.       the age of high mass-consumption
·         Kebutuhan masyarakat akan beralih ke arah consumen goods and service
·         Ekonomi telah mencapai kematangan hingga tingkat konsumsi dari masyarakat pun semakin bertambah hingga mencapai tingkat yang sangat tinggi
·         Didominasi bidang jasa, karena dapat terlihat pada masa ini proporsi ketenagakerjaan yang tinggi di bidang jasa, meluasnya konsumsi atas barang-barang yang tahan lama dan jasa yang ditawarkan , dan peningkatan pembelajaan untuk jasa-jasa yang bersifat mendatangkan kemakmuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar