Minggu ke 2
Goldsmith
membahas pembangunan sebagai proses "pengambilalihan milik bersama".
Kekuatan pasar menghasilkan pembangunan yang tak layak dan juga pembangunan
disini tidak disesuaikan dengan ekosistem yang ada. Di era globalisasi ini,
kekuatan pasar disini memiliki kebebasan yang makin pesat untuk menentukan
urusan ekonomi dan sosial terutama didalam pembangunan masalah yang timbul juga
dengan teori pembangunan konvensional dan praktek yaitu “mustahil bagi
orang-orang dunia ketiga untuk berada dalam posisi naik ke standar khas hidup
negara-negara kaya. Konsepsi undimensional pembanguan ini melemparkan
pembangunan sebagai jalur tunggal dari negara-negara terbelakang ke negara yang
lebih maju. Faktor dasar yang mendasari dimensi adalah uang atau modal.
Ekonomi pembangunan konvensional tidak dapat
membuat rasa istilah “ cukup berkembang “ dan tidak dapat memahami bahwa
setiap kawasan bisa menjadi lebih
dikembangkan. Society Conserver berpendapat panjang lebar bahwa kita dapat
dengan mudah melakukan hal-hal (jika kita ingin), dan bahwa kita harus
melakukannya jika kita ingin mencapai suatu tatanan dunia yang berkelanjutan.
Kunci untuk memahami konsepsi alternatif pembangunan terletak pada konsep
reorganisasi. Dalam masyarakat alternatif yang disebut sumber daya manusia,
fisik dan biologis pra-ada dan memadai telah direorganisasi untuk memungkinkan
orang untuk datang bersama-sama untuk menyediakan sendiri kondisi yang
diperlukan dan sistem untuk memenuhi persyaratan untuk pengembangan yang
memuaskan. Jurang menjadi jelas ketika kita bertanya pertanyaan seperti,
"Pengembangan dari apa?" Dan "Apa yang harus kita
kembangkan?" Ekonom konvensional mengambil begitu saja bahwa satu-satunya
jawaban yang mungkin adalah "Apapun akan menghasilkan GNP yang lebih,
apapun akan memaksimalkan produksi untuk dijual, apa pun untuk memaksimalkan keuntungan dari mereka
dengan modal". . Pembangunan hanya bisa mengenai proses yang lambat
mendapatkan produksi yang lebih akan dijual, lebih banyak modal investasi,
infrastruktur yang lebih dibangun, menghasilkan lebih banyak dan barang yang
diekspor, yakni sekitar beringsut sepanjang dimensi moneter, dan satu-satunya
cara untuk mempercepat pembentukan modal lebih banyak untuk mendorong mereka
dengan modal dan semangat kewirausahaan untuk melakukan bisnis yang lebih,
yaitu, untuk menghasilkan lebih "kekayaan". Dengan demikian keyakinan
yang mendasari unidimensional melegitimasi penjarahan. Apa yang tidak pernah
diakui adalah bahwa ini bukan teori pembangunan, hanya teori perkembangan
kapitalis.
Minggu ke 3
W.Walt Rostow mengemukakan lima tahap pembangunan, antara lain :
1.
the traditional society
·
Keadaan ekonomi pada masa itu
masih dalam keadaan stagnan dan pendapatan per kapita yang masih rendah
·
Masyarakat
didalamnya masih melakukan produksi dengan fungsi produksi yang terbatas pada
perkembangan teknologi mereka yang baru mencapai tingkatan pre-newtonian
·
Cara
berpikir yang masih belum berkembang.
·
Pertanian masih menjadi mata
pencaharian utama
2.
the preconditions for take off
·
Masyarakat
mengalami transisi karena teknologi dan budaya mereka telah cukup berkembang
·
Tingkat orang menabung dan
menginvestasikan apa yang mereka punya meningkat
3.
the take-off
·
Masyarakat
telah berkembang dan menerima perubahan besar dalam hal politik serta ekonomi
sehingga siap menerima modernisasi.
·
Industrialisasi yang meningkat di
setiap daerah yang beriringan dengan sector pertanian yang menurun, inovasi
teknologi yang berkembang pesat, mulainya perumbuhan sector manufaktur.
4.
the drive of maturity
·
Masyarakat mulai memproduksi barang-barang
yang sebelumnya belum diproduksi
·
Industri-industri
baru berkembang dengan cepat
·
Pembangunan meluas ke sector-sektor
baru dan dalam hal investasi dan tabungan, tahap ini mengalami peningkatan
sekitar 10-20 persen dari pendapatan nasional
5.
the age of high mass-consumption
·
Kebutuhan masyarakat akan beralih ke arah
consumen goods and service
·
Ekonomi
telah mencapai kematangan hingga tingkat konsumsi dari masyarakat pun semakin
bertambah hingga mencapai tingkat yang sangat tinggi
·
Didominasi bidang jasa, karena dapat
terlihat pada masa ini proporsi ketenagakerjaan yang tinggi di bidang jasa,
meluasnya konsumsi atas barang-barang yang tahan lama dan jasa yang ditawarkan
, dan peningkatan pembelajaan untuk jasa-jasa yang bersifat mendatangkan
kemakmuran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar