The Development of Underdevelopment
Umumnya pembangunan ekonomi terjadi dalam suksesi kapitalis dan negara-negara berkembang masih dalam tahapan, kadang-kadang digambarkan sebagai tahapan asli dalam sejarah, meskipun sekarang negara yang dikembangkan telah berlalu. Para sejarahwan menjelaskan bahwa jaman keterbelakangan merupakan bagian besar dari produk sejarah di masa lalu dan melanjutkan ekonomi dan sekarang hubungan lain terjadi antara negara belum berkembang dengan negara metropolitan. Pandangan sejarah menurut masa lalu negara berkembang meyarankan bahwa berkebalikan dengan negara berkembang pembangunan ekonomi sekarang dapat munucl dengan mandiri.
Persamaan sejarah dan pendekatan struktur dapat juga mengantarkan teori dan kebijakan pembangunan kearah yang lebih baik. Hipotesis pertama yaitu, negara metropolis yang tidak mempunyai satelit, pembangunan nasional tebatas karena status satelitnya. Hipotesis ini muncul dari non-otonomi dan kekecewaan ekonomi dan terutama pembangunan industrial di Amerika Latin. Hipotesis kedua, negara satelit mengalami babak pembangunan ekonomi terbaik dan dan terutama ketika pembangunan industri kapitalis klasik mereka membuat negara metropolis lemah, hiptesis ini kelihatannya terbukti oleh keisolasian Amerika Latin. Hipotesis ketiga, muncul dari struktur metropolis-satelit yang dimana negara yang paling terbelakang dan feodal merupakan negara yang aling dekat dengan metropolis dimasa lalu. Mereka merupakan daerah yang mengirim eksport bahan baku terbanyak dan sumber daya kapital terbesar bagi negara metropolis dan yang telah diabaikan oleh negara metropolis karena sesuatu hal. Hipotesis ini juga menjadi bantaha bagi hipotesis sebelumnya yang mengatakan bahwa negara tebelakang merupakan negara yang paling terisolir dimasa lalu.
The End of Development, or a New Beginning?
Masyarakat mencari pembangunan karena itu merupakan suatu yang diperlukan sekali, dan kita tau kalau itu penting sekali,karena orang-orang mencarinya. Pada kenyataannya, menegakkan teroi postdevelopment, goal dari pembangunan berkaitan erat dengan modernisasi, mereka membutuhkan enkstensi dari kontrol dunia Barat adn aliansi nasional di negara berkembang. Sampai saat ini, proyek pembangunan merupakan tujuan utama mereka dalam penggabungan komunitas otonom sebelumnya dengan jaringan dan kekuasaan negara-bangsa. Dengan tujuan untuk menggabungkan kekuasaan dan modernisasi. Pemikiran postmodernisme dimulai dari beberapa inovasi yang muncul yang memiliki keunikan tersendiri dari variasi yang telah ada. Pemikiran postdevelopment memiliki klaim yang menarik dan juga profokatif. Secara khusus, tesis yang mengatakan bahwa pembangunan bukan merupakan sesuatu yang penting sebagai perwakilan dari kemajuan strandar hidup, tapi malah sebagai penggabungan ekonomi informal yang lalu menuju sirkulasi jaringan komuniti.
Pembangunan penuh dengan dilema filosofis. Di masa awal dari modernisasi, selama fase yang menunjuk pada Marx yang disebut sebagai akumulasi primitif, ketika tingkat tabungan sedikit dipaksakan untuk naik dan membiarkan pupulasi sebagai relasi sosial dan industrialisasi sebagai penyebab urbanisasi. Hubungan antara pemasukan dan kepuasan lebih rumit daripada penyokong yang rajin. Tapi ternyata hubungan ini hanya terjadi pada level individu. Terkadang sulit untuk melihat kegagalan pembangunan yang malah dilihat sebagai kemenangannya. Satu sisi bisa menjadi profokatif denganmengatakan keputusasaan terhadap pembangunan dan postdevelopment adalah suatu yang dapat diperdebatkan. Hal ini semakin banyak diperbincangkan di masyarakat miskin yang ada di dunia, model lama dari pembangunan sudah tidak bisa lagi di aplikasikan dalam kehidupan sat ini kareana negara kekurangan kapasitasnya untuk menyadari hal tersebut. Pada akhirnya para peneliti bisa “memafkan” teori postdevelopment yang memasukkan dua paralel dunia yang saling sejalan. Satu sisi merayakan kemenangan atas modernitas dan menyebarkan pembangunan ke penjuru dunia. Dan sisi lainnya, membantah bahwa pembangunan adalah suatu projek gagal yang telah merusak budaya, perbedaan genetik dan otonomi induvidu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar