Review minggu ke-7
Antara tahun 1960 dan awal tahun 1980 pembangunan di dominasi oleh marxis dan neo marxis. Dominasi ini bertujuan untuk memposisikan setiap kejadian sejarah dan menempatkan tiap karakterisitik sosial sebagai komponen yang melingkupi sebuah sistem.
Munculnya buku Edward Said yang berjudul Orientalism, hal itu menunjukan suatu ide tentang pos struktralis , yaitu khususnya suatu hubungan antara negara maju dan negara berkembang atau miskin. Selain itu ahli post strukuturalis lainnya yaitu Jean Baudrillad berpendapat bahwa masyarakat pada akhir abad ke – 20 telah terjsdi perubahan bentuk, yaitu perubahan struktur yang terjadi dari mulai pemikiran dalam marxis.
Kritik dalam strukturalis , selalu menggunakan bahasa ekonomi untuk membuat kritik terhadap kapitalisme, post strukturalis menggunakan kebudayaan untuk mengkritik modernisasi. Post strukturalis juga memandang bahwa pembangunan adalah suatu strategi kekuasaan yang baru dan kontrol sosial.
THE ENLIGHTENMENT AND ITS CRITICS
Filosofi ini muncul pada abad ke 19 dan abad ke 20. Filsuf dalam pencerahan ini mempertimbangkan semua orang menjadi tak terbatas kesempurnaanya. Setiap orang mampu untuk menjaga atau melindungi diri sendiri dengan alasan-alasan mereka masing-masing.
Theodore Shanin mengemukakan bahwa warisan daripada modernisasi adalah dengan membayangkan masyarakat mempercepat langkah dari barbarism menuju demokrasi. Dalam post strukturalis,alasan yang paling modern adalah dengan menafsirkan ulang kritik sebagai suatu kontrol sosial. Filsuf Prancis yaitu Derrida mengemukakan bahwa hubungan antara realita dan pikiran tidak bisa dipercaya. Derrida juga mengenalkan deconstruction, dimana kelemahan struktur dapat mengungkapkan atau menunjukan konsistensi yang tidak baik dalam suatu sistem analitik.
Robert Young fokus terhadap hubungan antara klaim enlightenment untuk menyebarluaskan kepercayaan dan kekuasaan dunia.
POST ENLIGHTENMENT CRITICISM
Giovanni Batista Vico yaitu filsuf yang menyatakan suatu pembentukan sifat dasar manusia perlu untuk dijaga. Friedrich Nietzche percaya bahwa suatu kepercayaan merupakan suatu illusi yang dimana ilusi tersebu harus dilupakan. Edmund Husserl menjelaskan bahwa pengetahuan empirik tidak mampu untuk menjawab pertanyaan.
Marti n Heidegger berpendapat bahwa suatu filosofi harus bangun dan kembali dan tidak harus selalu memisahkan antara sikap dan pengetahuan. Dia juga mengkritik Enlightenment sebagai proyek emansipasi.
POWER TRUTH KNOWLEDGE
Focault memandang bahwa sebuah alasan adalah sebuah gangguan dalam kehidupan manusia. Focault juga memperkenalkan dua macam penyerangan dalam suatu filosofi, yang pertama adalah dimana alasan metafisis telah merubah gambaran tentang kemanusiaan. Kedua adalah nilai dan emansipasi ideal dalam Europeam Enlightenment merupakan ide yang terdapat dalam suatu identitas yang tepat.
POST COLONIALISM
Kritik terhadap post colonial kini menempati posisi yang di atas yang meliputi bahasa modern, literature, sejarah , sosiologi dan antropologi dan geografi. Negara dunia ke-3, diperlengkapi dengan perwakilan negara dan belum menadi suatu negara yang utuh, perwakilan tersebut diwakili oleh negara yang menjajah yaitu negara maju. Hal tersebut merupakan pernyataan dari Gyan Prakash.
Post colonialism biasanya dikatan sebagai tolok ukur munculnya subaltern studies group yaitu dimana sublatern ini merupaka suatu arti yaitu adanya pemisahan antar kelas,suku, gender dan budaya. Hal tersebut dikemukakan oleh Ranajit Guha. Subaltern ini merupakan suatu dampak dari adanya post colonialism yang diterapkan oleh negara penjajah.
Edward Said mengemukakan bahwa pemahaman post colonialism muncul pada negara dunia ke-3 diakibatkan dari adanya doktrin dari para pelajar dari dunia barat yang menganggap bahwa otoriter itu tidak baik dan penjajahan itu tidak baik. Homi Bhaba juga berpendapat bahwa penjajahan muncul karena adanya suatu stereotype dalam kehidupan masyarakat dimana ada kaitan sejarah dalam suatu pemisahan antar masyarakat. Bahwa adanya anggapan masyarakat barat lebih superior dari masyarakat timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar