Kamis, 15 Desember 2011

galih andrian rakasiwi(105120401111002)

Globalisasi,neoliberalisme dan under development state

Neo liberalism muncul pada sekitar tahun 1950an dan 1960 di eropa dan Negara amerika latin. Merupakan strategi yang digunakan pada saat perang dingin. Neo liberalism dijadikan Negara barat sebagai ideology mereka.Neo liberalism merupakan pengembangan baru dari paham liberalis. Dimana tokohnya adam smith mengatakan bahwa Negara harus memberikan kebebasan kepada pasar. Intervensi Negara harus dihapuskan. tidak ada pembatasan pada manufaktur, tidak ada hambatan perdagangan, tidak ada tarif, , perdagangan bebas adalah cara terbaik bagi perekonomian suatu negara. Paham neoliberalisme banyak di terapkan oleh Negara amerika serikat dalam hal perekonomiannya. Lembaga-lemabaga internasional seperti IMF, world bank .WTO, ASEAN,NAFTA.MERCOSUR,merupakan kepanjangan tangan dari proses liberalisasi.l paham liberal bisa dikatakan sebagai alat legitimasi.lembaga tersebut juga memfasilitasit transnastional integration kepada elit bisnis di perdagangan,modal,informasi dan kekuatan Negara barat di rezim in ternasional dalam hal ekonomi.Poin utama dari neoliberalisme ialah : 1 aturan pasar dimana yang menentukan harga dan modal adalah pasar, buruh di upah dengan sedikit. Tidak mementingkan permasalahan social. Mereka menganggap pasar yang tidak di atur oleh pemerintah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi.2 memotong pengeluaran untuk layanan social seperti pendidikan.kesehatan dan infrasruktur yang terpenting ialah ekonomi. 3 mengurang peraturan pemerintah yang bisa menghilangkan keuntungan mereka termasuk masalah lingkungan.4 adanya privatisasi yaitu menjual perusahaan milik negara, barang dan jasa kepada investor swasta. Ini termasuk bank-bank, industri-industri kunci, kereta api, jalan raya tol, listrik, sekolah, rumah sakit dan bahkan air . Meskipun biasanya dilakukan dalam nama efisiensi yang lebih besar, yang sering dibutuhkan, privatisasi ini terutama memiliki efek berkonsentrasi kekayaan bahkan lebih dalam beberapa tangan dan membuat publik membayar lebih untuk kebutuhannya..5 menghilangkan konsep public good dan komunitas karena lebih kepada induvidu

globalisasi sangat membawa dampak yang sangat besar bagi Negara maju karena mudahnya akses dalam perdagangan tapi tidak halnya dengan Negara miskin dan berkembang yang sepertti alat abgi Negara maju untuk mengeksploitasi sumber daya yang ada pada Negara berkembang. Contohnya banyak MNC dari Negara maju yang telah berdiri di Negara dunia ketiga. Globalisasi memburamkan batas-batas Negara. Membuat arus modal dan pembayaran mengalami kemajuan banyaknya perusahaan transnasional yang telah berdiri di Negara dunia ketiga dipandang lebih banyak mengumtungkan Negara asal dari MNC tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar