Jumat, 09 Desember 2011


ADHITIA PAHLAWAN PUTRA/ 105120407111010
Setelah membahas teori pembangunann di minggu awal perkuliahan, maka selanjutnya adalah teori tentang kritik dan ketidakpuasan dari pembangunan itu sendiri, yaitu post development. Para pengkritik atau kontra development tidak mendapatkan  atau tidak melihat pembangunan dinegara dunia ketiga, untuk itu mereka mengajukan konsep yg dinamakan dengan  alternative of development sebagai sarana untuk menggantikan konsep development yang sudah ada.
Selain itu, Post development mencoba memberikan gagasan bahwa perbedaan budaya antara Negara maju dan Negara dunia ketiga yang ada. Negara dunia ketiga harus menggantikannya dengan kebudayaan dari Negara maju. Jika ingin menjadi pembangunannya seperti Negara maju.
Gagasan dari alternative of development, mencoba memberikan kepentingan ideologis bagi Negara dunia ketiga yaitu dengan membentuk suatu struktur sosial yang yang mengakomodasi perbedaan-perbedaan yang ada dalam sisi ekonomi, politik, maupun dalam sisi historis antara Negara maju dan Negara dunia ketiga.
Namun, bukan berarti post development tidak mempunyai  cacat dalam  teorinya. Bagi Stuart Corbridge,  Post development menyembunyikan aspek positif dari modernitas, sains dan alih teknologi dari Negara maju kepada Negara dunia ketiga. Sementara dari sisi psot development membuat sebuah posultat yang tidak bisa dinafikan oleh yang pro development yitu :
a.       Konsep tradisional dari pembangunan adalah Eropa sentries. Dan
b.        Konsep tradisional dari pembangunan akibat dari keotroriterian dan implikasi para teknorat.
Oleh karena itu, post development mencoba memberikan gagasan kepada Negara dunia ketiga. Bahwa pembangunan itu perlu adanya eksplorasi baik mengenai values maupun knowledgenya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar