Minggu Kedua: What Development Means?
Sudah hampir 20 tahun dapat diketahui bahwa teori pembangunan dirasa tidak mengahasilkan sesuatu yang memuaskan, yang ada malah semakin memburuk. Ada dua hal utama yang menyebabkan hal tersebut terjadi yaitu adanya sumber sumber distribusi dan pembangunan mangalir ke arah yang salah yakni ke arah para kaum borjuis yang kedua adalah teori pembangunan yang konvensional sangat tidak mungkin bagi negara dunia ketiga untuk membantu kehidupan mereka agar seperti negara negara kaya.
Berikut adalah tujuan dari pembangunan:
· Semua kebutuhan makanan tercukupi.
· Semua kebutuhan materi tercukupi, seperti baju, alat alat rumah tangga dll
· Barang dan jasa yang dihasilkan untuk masyarakat memiliki kualitas yang bagus serta mudah dalam pembuatannya tanpa menghabiskan waktu yeng terlalu lama.
· Masyarakat merasa aman dari penyakit, kekerasan, kemiskinan, perpecahan politik, pengangguran dll.
· Masyarakat mempunyai banyak waktu luang, pekerjaan yang menyenangkan, pelayanan kesehatan yang bagus dll.
· Masyarakat tinggal tanpa merusak ekosistem sekitar mereka.
· Masyarakat menggunakan sumber dengan seperlunya serta mendapatkannya sumber sumber tsb secara murah dan cepat.
· Mayarakat terhindar dari sters, kesedihan , kehilangan dan kesendirian.
Sekarang poin yang sangat fatal adalah tidak mungkin untuk mewujudkan hal hal tersebut, yang harus dilakukan adalah meningkatkan kekayaan negara serta meningkatkan pemasukan sebelum mereka memiliki hal hal yang ada diatas. Ha;l tersebut tidaklah benar jika satu satunya jalan untuk mendapatkan kekayaan negara dengan berusaha sekuat mungkin untuk memeberantas kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan ekspor namun yang benar adlaha meningkatkan GNP serta mengahasilkan GNP yang tinggi untuk membayrkan keperluan dasar dan kualitas hidip yang baik.
Minggu Ketiga: Growth Theory Rostow
5 Tahap Perkembangan menurut Rostow.
1. Masyarakat Tradisional
Masyarakat tradisional adalah salah satu yang mana struktur nya sedang dikembangkan dengan fungsi produksi yang terbatas.Gambaran dari masyarakat tradisioal adalah tidak adanya masyarakat yang statis dimana masyarakat itu tidak termasuk dalam peningkatan output.Pada zaman dulu dan sekarang masyarakat tradisional mempunyai cerita tentang perubahan yang tak ada habisnya.Bebricara secara umum mengenai masyarakat ini, karena keterbatasan dalam produktivitas, mereka harus mnyediakan proporsi sumber yang sangat tinggi ke bidang pertanian, beralih dari pertanian dalam masyarakat tradisional terdapat striktrur hirearki sosial dimana hubungan keluarga dan suku memainkan peran yang penting dalam organisasi internasional.Meskipun aturan politik sentral masih eksis dalam masyarakat tradisional, dimana semua kekuatan politik berada di tangan atau pengontrol lahan.
2. Pra Kondisi Tinggal Landas
Tahapan kedua adalah pra kondisi tinggal landas. Selama tahapan ini, tingkat investasi menjadi lebih tinggi dan hal itu memulai sebuah pembangunan yang dinamis. Model perkembangan ini merupakan hasil revolusi industri. Konsekuensi perubahan ini, yang mencakup juga pada perkembangan pertanian, serta perubahan ekonomi dan nilai nilai keseimbangan sosial.
3. Tinggal Landas
Tahapan ini dicirikan dengan pertumbuhan ekonomi yang dinamis. Karakteristik utama dari pertumbuhan ekonomi ini adalah pertumbuhan dari dalam yang berkelanjutan yang tidak membutuhkan dorongan dari luar. Seperti, industri tekstil di Inggris, beberapa industri dapat mendukung pembangunan. Secara umum “tinggal landas” terjadi dalam dua atau tiga dekade terakhir. Misalnya, di Inggris telah berlangsung sejak pertengahan abad ke-17 atau di Jerman pada akhir abad ke 17.
4. Menuju Kedewasaan
Kedewasaan pembangunan ditandai oleh aktivitas ekonomi yang terus menerus. Dalam tahap ini terjadi perubahan fokus teknologi, contohnya dari arang, besi dan barang barang berat beralih ke industri kimia atau industri listrik. Ini merupakan konsekuensi dari kemakmuran ekonomi dan sosial. Pada umumnya, tahapan ini dimulai sekitar 60 tahun setelah tinggal landas.
5. Era Konsumsi Tingkat Tinggi
Ini merupakan tahapan terakhir dari lima tahap model pembangunan Rostow. Pada tahap ini, sebagian besar masyarakat hidup makmur. Orang-orang yang hidup di masyarakat itu mendapat kemakmuran dan keserbaragaman sekaligus. Menurut Rostow, saat ini masyarakat yang sedang berada dalam masa ini adalah bangsa barat atau negara utara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar