Jumat, 07 Oktober 2011

novia primaditya, 105120400111036

What Does  Development Mean ? The Rejection of the Undimensional Conception  (week II)


terdapat beberapa kritik atas teori pembangunan konvensional yang kurang lebih telah kita jalani selama 20 tahun terakhir. yang pertama adalah, sumber-sumber daya yang tersedia rasanya hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang mampu, sehingga menyebabkan orang yang telah kaya semakin bertambah kaya, sementara orang miskin semakin bertambah miskin. bahkan kekuatan pasar yang produktif juga hanya dipergunakan untuk meraup keuntungan pribadi saja, terutama tanah dan juga tenaga kerja. selanjutnya yang kedua adalah kenyataan  bahwa mustahil bagi negara dunia ketiga untuk mencapai standar hidup yang sama seperti standar hidup yang tinggi yang dimiliki oleh negara-negara kaya. jika hal ini terjadi, maka sumber daya yang ada di dunia diperkirakan akan habis sebelum yang telah dipprediksi sebelumnya. hal ini disebebkan oleh tingkat konsumsi yang meningkat tidak diseimbangi dengan tingkat produksi yang ada. 
terdapat beberapa elemen penting yang mejadi dominan dalam pembagngunan. diantaranya adalah :
  1. pembangunan dan juga peningkatan kesejahteraan manusia pada dasarnya harus dilakukan dengan cara meningkatkan jumlah barang serta layanan yang tersedia untuk orang-orang. semakin banyak produksi yang dilakukan, maka semakin banyak pula keuntungan yang didapat
  2. untuk meningkatkan produksi tersebut, maka harus ada investasi dalam produksi dan infrastruktur
  3. investasi tidak mungkin terjadi bila tidak ada modal. untuk mengatasinya bisa dengan cara meminjan, menarik investor asing dll. modal sendiri dianggap sebagai kunci dari suatu pembangunan
  4. cara terbaik untuk mendapatkan modal ialah dengan melakukan kegiatan ekspor ke negara-negara kaya
  5. semakin banyak produksi, maka pendapatan pemerintah yang diperoleh lewat pajak juga akan semakin banyak. hal ini dapat dipergunakan untuk membangun sekolah, meningkatkan infrastruktur kesehatan dan lain lain.
dari poin-poin tersebut tampak begitu jelas bahwa sangat sulit untuk membayangkan bagaimana lagi esensi dari pembangunan dapat bisa dipahami. hal ini juga dikatakan sebagai undimensional theory, esensi-esensi dalam pembangunan tampak begitu sulit untuk dipahami, begitu pula dengan tujuan dari pembangunan itu sendiri, sehingga terkadang hal ini menyebabkan kegagalan dalam mencapai tujuan pembangunan tersebut. kunci untuk memahani konsep alternatif dari pembangunan sendiri terletak pada reorganisasi. masyarakat diharapkan dapat meng-reorganisasi sumber daya manusia, fisik dan biologis. dengan hal ini mereka diharapkan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka dengan kualitas yang baik serta memadai. 

The Stages of Economic Growth (week III)

5 tahapan pembangunan menurut Rostow: 
  1. traditional society. merupakan suatu tahapan dimana struktur yang terdapat di kalangan masyarakat masih dalam tahapan tradisional. pembangunan pada tahapan ini lebih terfokus kepada struktur-struktur tradisional seperti pertanian dan juga struktur-struktur agrikultur lainnya. cara pengolahan struktur-struktur tersebut juga menggunakan cara yang masih tegolong tradisional. hal itu disebabkan karena masih minimnya pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat tentang pembangunan dan juga teknologi yang dapat menunjang kehidupannya. pada tahapan ini, pengaruh suku dan juga peranakan masih memegang peran yang penting dalam sebuah organisasi
  2. precondition to take off. tahapan ini merupakan suatu tahapan transisi dari masyarakat yang tradisional menuju masyarakat yang modern. pada tahapan ini masyarakat sudah mulai mengenal teknologi-teknologi dalam pembangunannya. namun, nilai sosial juga masih kental dan berlaku di dalam masyarakat. masyarakat pada tahapan ini sudah mulai mengenal modal, investasi dan juga lembaga-lembaga
  3. take off. pada tahapan ini, masyarakat telah mencapai masa dimana pertumbuhan ekonomi menjadi stabil serta dinamis. terdapat kemajuan didalam masyarakat dimana mulai muncul industri-industri baru dan revolusi politik. sektor pertanian yang sebelumnya menggunakan cara yang tradisional telah berubah menggunakan cara yang lebih efisien
  4. drive to maturity. merupakan suatu tahapan dimana masyarakat telah mampu mengolah sumber daya yang mereka miliki secara lebih efisien dengan menggunakan teknologi yang telah maju. barang produksi yang dihasilkan pun sudah beragam
  5. age of high mass-cosumption. pada tahapan terkahir ini, sebagian besar kehidupan masyarakat telah memadai namun masyarakat cenderung memiliki perilaku yang konsumtif terhadap suatu produk barang atau jasa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar