Jumat, 21 Oktober 2011

Yogie Siswo S / 105120401111022 0

Review Minggu ke 5
Development of Underdevelopment (Andre Gunder Frank)

Andre Gunder Frank menganggap teori Modernisasi memiliki kekurangan karena ia hanya memberikan penjelasan tentang faktor internal sebagai penyebab utama dari keterbelakangan di negara Dunia Ketiga. Teori Modernisasi mengesampingkan faktor eksternal yang juga tidak kalah penting dalam memberikan andil keterbelakangan di negara Dunia Ketiga. Negara Barat tidak pernah merasakan kolonialisasi sebagaimana yang terjadi di negara Dunia Ketiga. Perbedaan ini membawa dampak yang berbeda pada pembangunan yang dilakukan pada dua jenis negara tersebut. Kapitalisme menyebabkan keterbelakangan di negara Dunia Ketiga .

Secara agak radikal, Frank yang menyebutkan bahwa dalam bentuk apapun juga, kapitalisme telah menyebabkan keterbelakangan di negara Dunia Ketiga, terutama secara politis. Frank secara tegas menyatakan bahwa keterbelakangan di negara berkembang adalah karena dampak pembangunan yang terjadi di negara maju. Salah satu bukti dari pendapat ini adalah dengan melihat pembentukan kota atau negara satelit oleh negara maju di kawasan Dunia Ketiga. Kota atau negara satelit ini pada masa kolonial berfungsi sebagai wilayah yang memfasilitasi proses pengambilan surplus ekonomi dari negara satelit ke negara maju. Kota-kota ini dipimpin atau diawasi oleh petugas yang memiliki otoritas penuh dari negara maju, sehingga mampu memlakukan determinasi kebijakan yang sangat luas kepada birokrat di negara Dunia Ketiga.

Review Minggu ke 6
The End of Development, or a New Beginning?

Muncul Kritik terhadap teori pembangunan yang ada, kritik yang ada ini muncul dari kalangan Post Development. Dimana mana Post Development menganggap bahwa pembangunan yang terjadi sangat berpusat pada negara-negara maju dan untung kepentingan negara-negara maju. Kemudian muncul suatu pernyataan dari kaumpost Development ini bahwa pembangunan tidak selalu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Pembangunan pada dasarnya tidak akan pernah bisa berhenti, hanya berubah bagaimana dan bentuk pembangunan itu.
Selengkapnya...

RAYHANA SAHIDAH AKISA-105120401111036 0

Minggu ke 5

Sistem kapitalisme yang semakin berkembang tak menciptakan suatu perkembangan pembangunan bagi negara dunia ketiga, malah yang tercipta adalah suatu struktur antara negara kapitalis sebagai negara metropolis dengan negara dunia ketiga bagi para negara metropolis . Disini disebutkan bahwa suatu negara berkembang akan sulit untuk mencapai taraf hidup yang sejajar dengan negara maju.eksploitasi dilakikan oleh negara maju terhadap negara berkembang .Hubungan tersebut menimbulkan suatu dependensi yang berujung pada kondisi underdevelopment di negara-negara dunia ketiga . Hal inilah yang dikemukakan Andre Gunder Frank, dalam tulisannya yang berjudul “The Development of Underdevelopment” . Andre Gunder Frank menyatakan bahwa yang layak melakukan pembangunan adalah negara-negara maju, tidak ada kesempatan bagi negara miskin untuk melakukan pembangunan

Minggu ke 6
Di akhir abad kedua puluh, populisme - didorong oleh ketidakpuasan yang populer dari model pembangunan neoklasikal - telah dibuat kemunculan kembali di banyak negara, khususnya di Amerika Latin . Menurut pandangan post-development, pembangunan sendiri tidak bisa dilepaskan dari modernisasi . padangan ini mendapatkan banyak kritik dari teori-teori lain , mereka menyatakan bahwa menyatakan bahwa modernisasi justru dapat menyebabkan kemiskinan. Dalam kenyataannya, teori postdevelopment ini hanyalah memberikan kritik terhadap teori-teori pembangunan yang telah ada .
Selengkapnya...

rio andriawan(105120401111018) 0

Minggu ke 6 The End of Development, or a New Beginning

pembangunan dan segala hal yang terjadi dalam pembangunan dapat dianalisis dengan adanya teori dan alasan, post development berkeyakinan dengan adanya pembangunan di suatu Negara akan meningkatkan standar hidup dari Negara yang melakukan pembangunan.tetapi teori hanya teori yang sangat susah bila di implementasikan teori ini tidak lain merupakan kepanjangan tangan dari system kapitalis., dan merupakan suatu bentuk propaganda dari membangunan yang hanya akan menguntungkan Negara –negara yang telah maju

teori pembanguan akhirnya banyak sekali yang mendapatkan kritikan karena teori pembangunan tidak dapat menuntaskan masalah kemiskinan yang merupakan penghalang utama dalam pembangunan..walupun demikian post development tetap akan diterima sebagai teori pembanguna.

Selengkapnya...

galih andrian rakasiwi(105120401111002) 0

Minggu ke 6 The End of Development, or a New Beginning

pembangunan dan segala hal yang terjadi dalam pembangunan dapat dianalisis dengan adanya teori dan alasan, post development berkeyakinan dengan adanya pembangunan di suatu Negara akan meningkatkan standar hidup dari Negara yang melakukan pembangunan.tetapi teori hanya teori yang sangat susah bila di implementasikan teori ini tidak lain merupakan kepanjangan tangan dari system kapitalis., dan merupakan suatu bentuk propaganda dari membangunan yang hanya akan menguntungkan Negara –negara yang telah maju

teori pembanguan akhirnya banyak sekali yang mendapatkan kritikan karena teori pembangunan tidak dapat menuntaskan masalah kemiskinan yang merupakan penghalang utama dalam pembangunan..walupun demikian post development tetap akan diterima sebagai teori pembanguna.

Selengkapnya...

galih andrian rakasiwi(105120401111002) 0

Debate on capitalism and development : the theories of samir amin and bill warren

keterbelakangan pembangunan yang dsebabkan oleh ketergantungan atau dependensi yang diakibatkan oleh system kapitalisme­,dimana banyak sekali Negara berkembang sangat tergantung dengan Negara maju begitupun Negara maju yang tergantung akan sumber daya alam yang biasanya melimpah di Negara berkembang.dimana Negara berkembang hanya menjadi bahan eksploitasi besar-besaran. Penyebab dari keterbelakangan pembangunan karena adanya struktur lembaga atau institusi yang masih menggunakan system feodal(system kepemilikan tanah) dan tertutupnta suatu Negara dari Negara yang menganut system kapitalis.

Amin menjelaskan adanya tiga perbedaan keterbelakangan pembangunan yaitu :akumulasi primitive.spesialisasi internasional.ketidaksetaraan upah yang diterima antar Negara. kapitalisme adalah modus progresif produksi tidak selalu mengecualikan kemungkinan menyebabkan keterbelakangan imperialisme. Imperialisme bisa membawa keterbelakangan bahkan menghambat pembangunan. membahas dan mengevaluasi perkembangan kapitalisme dengan mengacu pada kekuatan produktif. Ini adalah kerangka acuan yang menginformasikan poltical kesimpulan mereka. Jadi kapitalisme dan sosialisme tidak dianggap sebagai modus produksi yang memiliki kelas relevansi, tetapi lebih sebagai suatu sistem ekonomi yang memungkinkan untuk pembangunan kelas-kelas yang lebih atau kurang. Tidak ada kesimpulan politik tanpa suara dan referensi yang dapat diandalkan untuk produksi dan hubungan kelas. Selain itu, istilah perdebatan dalam kerangka ditulis idealises pengalaman pembangunan kapitalis barat dan bertanya apakah atau tidak pengalaman ideal adalah direproduksi di seluruh dunia. perspektif seperti gagal untuk melihat perkembangan yang tidak identik dengan kepuasan kebutuhan manusia. hubungan antara kapitalisme dan pembangunan sebagai suatu proses abstrak. mencapai visi kesatuan semua atau polaritas apapun. pembangunan atau keterbelakangan sebagai proses persatuan adalah hasil dari kelalaian pada evolusi hubungan kelas dalam dan lintas negara. Hal ini langsung cocok untuk konsepsi umum pembangunan atau keterbelakangan sebagai sebuah proses yang ditentukan pusat

Selengkapnya...

Giftson Ramos Daniel (105120407111006) B.HI.3 0

The Development of Underdevelopment

Minggu ke-5

Perkembangan ekonomi terjadi dalam sistem kapitalis dan saat ini negara yang terbelakang masih belum bisa berkembang menjadi negara yang berkembang. Negara terbelakang bukanlah negara yang tradisional. Sejarah telah memperlihatkan bahwa negara terbelakang saat ini adalah produk dari sejarah masa lalu. Perspektif sejarah mendasarkan pengalaman masa lalu negara terbelakang membantah bahwa negara terbelakang ,perkembangan ekonominya sekarang bisa terjadi dengan bebas secara terus-menerus.

Fakta berbicara bahwa perkembangan sistem kapitalis telah merembes atau memasuki sektor yang terisolasi yang paling utama secara menyeluruh. Terdapat produk dari sejarah perkembangan sistem kapitalis yang jumlahnya lebih sedikit dari jumlah produk sistem kapitalis modern dalam suatu negara terbelakang. Kita harus menyimpulkan bahwa negara terbelakang tidaklah seharusnya memakai kebiasaan yang kuno untuk kelangsungan hidupnya dan sadar akan adanya kekurangan modal dalam suatu wilayah yang terisolasi dari sejarah dunia. Negara terbelakang masih bisa menghasilkan perkembangan ekonomi, perkembangan tersebut meng kapitalisme negara itu sendiri. Sejarah dan pemahaman yang sama dapat mengarahkan perkembangan teori dan kebijakan yang dihasilkan dari rangkaian hipotesa tentang perkembangan dan negara terbelakang.

Dugaan pertama adalah dimana perbedaan yang jelas antara pertumbuhan atau perkembangan ekonomi dari negara yang metroplis dimana tidak ada komunikasi , dan perkembangan tersebut masih rendah dibandingkan dengan negara yang kaya raya. Dugaan kedua adalah dimana pengalaman telah mengkomunikasikan perkembangan ekonomi dan khususnya industri kapitalis. Wajar bahwa dugaan kedua dimana saat negara kaya memulihkan dirinya dari krisis dan membentuk ulang sistem dagang mereka,. Hipotesis atau dugaan sementara ini pada dasarnya memiliki proses yang terjadi secara dramatis dengan penggabungan ke dalam suatu sistem yang sebelumnya tidak ada komunikasi antar wilayah. Dugaan ketiga berasal dari komunikasi antar negara kaya dimana tiap daerah yang nerupakan terbelakang, memiliki ketergantugan yang erat terhdapa negara yang kaya.

Semua dugaan tersebut menjelaskan bahwa perluasan yang global dan kesatuan dalam sistem kapitalis telah memonopoli struktur dan menyebabkan perkembangan yang tidak merata menghasilkan sakit yang terus menerus daripada sistem kapitalisme industri dalam negara terbelakang.


The End of Development or a new beginning?

Minggu ke-6

Akhir abad ke-20 , populasi dikuasai oleh perasaan tidak puas terhadap neoclassical dalam pertumbuhan atau perkembangan dan telah memunculkan banyak negara terutama di Amerika Latin. Perkembangan atau pertumbuhan mencakup dengan hidup yang layak, dimana realisasi dalam naiknya pendapatan, dimana kesehatan membaik dan perkembangan yang baik dalam bidang pendidikan.

The Emergence of Postdevelopment Thought

Dalam post strukturalis, perkembangan adalah dimana negara itu sendiri berlaku semena – mena. Artinya untuk mencapai tujuan dalam mencapai hidup yang layak, hal tersebut dilakuakan dengan tindakan semena-mena dan ketidakadilan untuk mencapai tujuan tesebut. Faktanya dalam pstdevelopment theories bahwa tujuan dari perkembangan adalah membuat hubungan yang sangat intim dengan modernisasi.Munculnya sifat anti globalisasi tahun 90an dan adanya kritik terhadap globalisasi telah menduduki perkembangan khususnya dalam krisis finansial di Asia. Banyak perkembangan yang tidak menentukan dalam negara berkembang oleh negara berkembang , lebih baik daripada sebelumnya. Tesis yang menyebutkan bahwa perkembangan itu tidak perlu mewailkan ameliorasi dalam memiliki hidup yang layak.

Postdevelopment menjelaskan bahwa kemajuan manusia menjadi lebih baik bukanlah tujuan dari perkembangan atau pertumbuhan melainkan penguasaan dan dominasi manusia. Hal ini benar digambarkan dengan banyak orang yang masuk ke dalam sektor formal membuat otoritas yang berlebihan terhadap territory atau wilayah.

Postdevelopment in Practice

Postdevelopment dapat menawarkan kita semua tentang jalan atau cara yang menarik dalam pandangan dunia.

a.Dilemmas of Development

Mengapa para pelajar pertumbuhan senang dengan fakta yang menyebutkan bahwa jalan kehidupan untuk orang miskin adalah dengan tidak menantang. Oskar spate menyebutkan hal itu adalah hal yang tidak bisa disangkal lagi dalam sejarah perkembangan. Hubungan sosial telah pecah dan industrialisasi memicu urbanisasi yang terus-menerus,hidup yang layak untuk semua tapi minoritas terabaikan. Umpanya,oleh karena itu langkah awal dalam merealisasikan perkembangan adalah mencegah ledakan penduduk sehingga dapat mengurangi kemiskinan.

b.Development and Contentment

Sekarang terdapat cukup banyak fakta-fakta yang menyatakan bahwa pendapatan taelah memicu adanya kesenangan.Antara pendapatan dan kesenangan atau kepuasan, terdapat suatu yang kompleks daripada penyokong itu sendiri. Kepuasan individu telah muncul saat pendapatan individu berkembang secara relatif dalam ekonomi. Kontribusi yang penting dalam postdevelopment adalah membuka birokrasi untuk mempertegas hak-hak individu,komunitas dan budaya.

c.Failure of Development

Terdapat banyak sekali negara yang masih miskin karena negara menyadari kekurangan mereka.Negara lemah disertai dengan tekanan globalisasi melengkapi penekanan kekuasaan oleh subnational units seperti wilayah negara.

The Start of consensus

Di satu sisi membanggakan modernity dan lebarnya pertumbuhan yang mendunia. Di sisi yang lain berpendapat bahwa perkembangan atau pertumbuhan adalah suatu proyek yang gagal yang menerjunkan jutaan orang ke dalam keminskinan saat rusaknya budaya,perbedaan dan otonomi. Pertumbuhan adalah suatu percepatan bagi banyak sektor di dunia dan tanda suatu kemunduran.

The Debate of Modernity

Satu sisi mendukung modernity, karena prestasi atas proses serta institusi, kedaulatan bangsa negara,indsutri dan teknologi. Satu sisi lain menolak dan mengkritik modernity, karena dianggap telah memperbudak manusia dan membuat manusia mengeksploitasi industri.


Selengkapnya...

ARDHIAN BAYU H. ( 105120400111024 ) 0


minggu 5
THE DEVELOPMENT OF UNDERDEVELOPMENT 
 rangkaian kegiatan kapitalisme adalah suatu rangkaian yang mencetuskan keluarnya pembangunan ekonomi. Namun, di samping hal tersebut, hingga sampai saat ini negara belum maju pun masih tetap dalam keadaan yang sama seperti sebelumnya. Dalam hal ini,terdapat kepercayaan dimana bahwa ketidakmajuan suatu negara merupakan semata-mata hasil dari struktur ekonomi,politik, sosial dan budaya yang mereka anut sendiri. Beberapa orang pun memiliki anggapan yang tidak benar dimana bahwa pembangunan negara tidak maju ini harus dengan cara membangkitkan pemberian modal, institusi dan nilai kepada mereka dari dunia internasional dan parahnya pandangan ini sudah menyebar luas. 
Setelah itu muncullah dalam bacaan ini muncullah ‘metropolis-satellite structure’. Ini merupakan sebuah istilah dimana metropolis adalah pengeksploitasi utama merupakan negara dan satellite adalah istilah yang diberikan untuk negara yang mengalami pengeksploitasianTapi,dalam hal ini, negara yang dieksploitasi tidak selalu dirugikan, mereka juga mendapat keuntungan berupa pembangunan dari sistem ini. 

minggu 6
THE END OF DEVELOPMENT OR A NEW ERA BEGINING?
strategi baru dalam pembangunan merupakan suatu tantangan yang harus diselesaikan jika negara kita ingin mencoba untuk memberikan eksistensi ekonomi nasional. Salah satu teori yang dibahas dalam bab ini adalah teori Postdevelopment, hal ini disebabkan karena teori ini memberi tantangan pada negara kita untuk berpikir ulang mengenai pembangunan dalam segi keseluruhan. 
teori post – development adalah awal dari munculnya permasalahan ini dimana mereka memandang bahwa suatu perkembangan didapat dari culture nilai yang didapat dari negara barat. Tapi sayangnya, pemikiran ini mengalami banyak masalah dimana pembangunan tidak selalu dapat memperbaiki standart hidup, malah mungkinakan membuatnya semakin bobrok. Di sini, pemikiran para teoritis pembangunan diharapkan bisa lebih memfokuskan perhatiannya pada fokus disiplin mereka kepada masyarakat. Seperti misalnya memadukan dua hal yang berbeda seperti perpaduan antara pikiran dan ideologi dari masing-masing aliran 

Selengkapnya...

Sam Horry Bio (105 120 403 111 004) 0


The Development of Underdevelopment (Pertemuan 5)

Pada bacaan ini, penulis memiliki keyakinan yang disertai dengan tesisnya bahwa di negara-negara miskin (underdevelopment) adalah hasil dari proses kapitalisme dari negara-negara maju (development). Proses kapitalisme telah menciptakan negara miskin ini. Secara spesifiknya dan sejarahnya, berdasarkan hasil laporan jurnal dari sekjen pusat penelitian di Amerika Latin menyimpulkan bahwa “the privileged position of the city has its origin in the colonial period” yang artinya suatu daerah yang saat ini memang menjadi pusat pemerintahan/ central sebuah provinsi/bahkan negara memang sudah sejak dahulu atau pada masa colonial daerah-daerah tersebut sudah istimewa/menjadi pusat segala aktivitas politik. Hal ini dibuktikan pada observasi-observasi yang dilakukan oleh “The Instituto Nacional Indigenista of Mexico tentang Mestizo yang kaum metropolis/urban yang mana mereka juga berhubungan erat dengan kaum miskin (satelit). Lalu penelitian ini menghasilkan kesimpulan baru bahwa sesuatu yang pusat adalah juga pusat eksploitasi.

Jadi pada akhirnya berdasarkan kenyataan-kenyataan yang terjadi , negara berkembang walaupun terdapat industry di Sao Paulo di Brazil yang notabene adalah negara berkembang masih belum cukup untuk menyaingi bahkan setara dengan negara metropolis (maju). Dengan kata lain, negara berkembang selama ini memang terus dan kemungkinan akan terus menjadi negara berkembang. Hal ini membuat para pelajar di amerika latin berusaha mengembangkan konsep,teori,dan kebijakan baru demi memecahkan masalah apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata ada 3 hipotesis yang dibuat oleh para peneliti, yaitu : negara metropolis adalah negara yang dibatasi oleh negara satelit, hubungan perindustrian dari negara/daerah satelit ke daerah metropolis sangat lemah, dan negara yang saat ini merupakan negara miskin dan feodal adalah negara yang sesungguhnya mempunyai hubungan dekat dengan negara metropolis pada masa lalu.


The End of Development, or a New Beginning (pertemuan 6)

Bacaan ini menjelaskan tentang apakah pembangunan dan apa yang terjadi dalam pembangunan itu berdasarkan alasan dan teori yang ada, khususnya post-development yang penuh dengan perdebatannya tentang konsep pembangunan. Berdasarkan teori postdevelopment tujuan yang sebenarnya yang ingin dicapai dari pembangunan adalah pencapaian standar hidup yang tinggi. Namun,pada kenyataannya teori ini terus mengelaborasikan hal-hal yang sifatnya kapitalisme. Namun, teori ini menciptakan sebuah keprovokasian bahwa pembangunan hanya mengkontribusikan perekonomian dan komoditas-komoditasnya suatu negara terhadap jaringan ekonomi dunia,namun standar hidup tetap pada standarnya/tidak maju (stuck) akibat ketidakpedulian negara dalam hal ini yang menjadi penyebab.

Para teoris tidak seakan tidak puas akan hasil dari teori post-development.Setelah itu, theorist mengembangkan sebuah konsensus baru yang mana adanya modernitas dan hasil dari modernitas yang menyebabkan sebuah kemiskinan. Walaupun jika kita bicara kembali tentang negara, pasti ada sesuatu yang dinamakan globalisasi dan secara tidak langsung modernitas muncul disini. Teori post-modernisme menganggap bahwa teori mereka tidak pernah absen dari teori post-development. Pada akhirnya,para teoris tetap tidak menyangkal keberadaan teori post-development ini walaupun kemodernisasian akan tetap diteguhkan oleh para teoris ini dalam mengukur studi pembangunan.




Selengkapnya...

Ivory Kraska Taruna / 105120403111010 0

WEEK 5 : Development of UnderDevelopment

Andre Gunder Frank menyatakan bahwa keterbelakangan pembangunan yang terjadi di negara dunia ketiga adalah akibat dari semakin berkembangnya sistem kapitalisme dimana dalam prosesnya lebih mengarah pada komersialisme daripada industrialisme. Sistem kapitalisme yang semakin berkembang tak menciptakan suatu perkembangan pembangunan bagi negara dunia ketiga, malah yang tercipta adalah suatu struktur antara negara kapitalis sebagai negara metropolis dengan negara dunia ketiga atau negara berkembang sebagai satelit bagi para negara metropolis. Dalam struktur tersebut, negara metropolis menyerap dan mengeksploitasi sumber daya dan keuntungan yang dimiliki oleh negara-negara satelit. Hubungan tersebut menimbulkan suatu dependensi yang berujung pada kondisi underdevelopment di negara-negara dunia ketiga. Meskipun begitu negara satelit dapat berkembang tetapi untuk kemudian lebih diperas oleh negara metropolis. Dalam pemikirannya tentang hubungan negara metropolis dengan negara satelit, Frank memiliki tiga hipotesa yaitu:

  • Pembangunan negara metropolis berdasarkan keadaan negara satelitnya. Semakin berkembang negara satelit semakin eksploitatif negara metropolis terhadap negara satelit.
  • Negara satelit mengalami pertumbuhan pembangunan yang paling besar saat negara metropolis dalam keadaan yang lemah.
  • Negara yang saat ini terlihat paling terbelakang adalah negara yang dulunya merupakan negara satelit yang paling dekat relasinya dengan negara metropolis.

Dengan melihat paragraf diatas, pemikiran dari Andre Gunder Frank adalah pada penyebab keterbelakangan yang bersumber pada dependensi dari struktur hubungan negara metropolis dan negara satelit, bukan pada faktor “dualism society” yang bersumber pada faktor nilai budaya dan juga faktor institusi yang masih bersifat feodal atau tradisional. Dengan begitu para ilmuwan di negara-negara berkembang seharusnya lebih memperhatikan masalah tersebut daripada tetap berpikir dengan acuan bahwa kebijakan yang harus diambil dalam membangun negara adalah tentang difusi modal serta perbaikan nilai dan institusi. Selanjutnya pemikiran tentang dependensi yang menyebabkan underdevelopment tersebut diikuti oleh Samir Amin dengan tiga hipotesanya yang kemudian dilawan oleh Bill Warren yang beranggapan bahwa Kapitalisme merupakan suatu pendorong pembangunan yang bersifat dinamis.

WEEK 6 : Understanding Development

Pada akhir abad ke-20 muncul kekecewaan pada bentuk neoklasik dari pembangunan sehingga saat itu muncullah sebuah kritik baru yang berusaha mengatasi masalah pembangunan. Pemikiran yang masih berupa kritik tersebut adalah teori post-development yang lebih menekankan tujuan pembangunan yang mengarah pada ekstensi kontrol dan dominasi negara barat terhadap negara yang berkembang daripada meningkatkan standar hidup masyarakat luas. Mereka menginginkan masyarakat lebih banyak terjun ke dunia formal untuk memenuhi tujuan pembangunan menurut mereka sehingga tercipta suatu sirkulasi komoditi. Bahkan apabila terjadi suatu peningkatan taraf hidup, hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak sengaja dan bukan bagian dari tujuan pembangunan itu sendiri.

Dalam prakteknya, memang para teoris pembangunan tak dapat mengentas kemiskinan yang justru berubah menjadi perlawanan rakyat dan terjadinya krisis. Mereka pun mencoba untuk membuat strategi baru diluar pemikiran post-development meskipun sebenarnya mereka bisa bekerjasama dalam hal tersebut. Dan meskipun para teoris pembangunan mengatakan tak akan memperhitungkan teori post-development, tak menutup kemungkinan suatu saat mereka akan menggunakannya tanpa sepengetahuan teoris post-development.

Selengkapnya...

Rheza Dio Primananda / 105120400111034 0

Review minggu ke 5

Andre Gunder Frank, dalam tulisannya yang berjudul “The Development of Underdevelopment” mengemukakan tentang metropolis-satellite relations, yang artinya hubungan yang terjadi antara Negara metropolis – dalam hal ini Negara-negara maju – dengan Negara satellite atau Negara-negara terbelakang.
Ia kemudian juga mengemukakan tiga hipotesis mengenai metropolis-satellite relations ini, dengan menggunakan asumsi tersebut:
1.       Pembangunan di suatu Negara tidak akan berjalan lancer karena terhalang oleh statusnya sebagai Negara satelit, contohnya seperti yang terjadi di Buenos Aires atau di Sao Paulo
2.       Pembangunan ekonomi di Negara-negara satelit baru akan mencapai puncaknya ketika hubungan mereka dengan Negara-negara metropolis melemah. Hipotesis ini sempat dianggap bertentangan dengan pendapat publik yang menyatakan justru adanya pembangunan di Negara-negara terbelakang disebabkan oleh kontak yang intensif dengan Negara maju. Meski begitu hipotesis ini tetap diakui karena mungkin dapat menjelaskan isolasi yang dialami Negara-negara Amerika latin yang dilakuka oleh Negara maju akibat, krisis perang atau keadaan sulit yang dialami Negara maju
3.       Menurut penelitian yang dilakukan, daerah-daerah yang terbelakang saat ini adalah yang justru memiliki hubungan paling erat dengan Negara-negara maju. Mereka lah yang menjadi penyuplai utama bahan-bahan ke Negara maju. Mereka lah yang menjadi sumber modal bagi Negara-negara maju. Tetapi ketika industrinya kolaps, mereka ditinggalkan begitu saja oleh Negara-negara maju


Review minggu ke 6

Penganut teori postdevelopment beranggapan bahwa tujuan dari pembangunan sangat berkaitan erat dengan modernisasi, dengan kata lain untuk melakukan pembangunan maka dibutuhkan perluasan kekuasaan Negara barat di Negara-negara berkembang. Mereka juga beranggapan, perbaikan taraf hidup yang ada saat ini hanyalah efek samping – atau bisa dikatakan sebagai sebuah kebetulan, dari tujuan pokok mereka yakni membangun sebuah hegemoni.
Dalam kenyataannya, teori postdevelopment ini hanyalah memberikan kritik terhadap teori-teori pembangunan yang telah ada. Inilah yang menyebabkan penganut teori-teori lain kadang tidak setuju dengan penganut teori postdevelopment. Studi pembangunan adalah lebih ke soal praktek, sementara mereka beranggapan postdevelopment hanya bagus di teori, tidak demikian halnya dalam prakteknya dalam studi pembangunan.

Selengkapnya...